Garuda Bersayap Basah

Puisi Normantis

garuda

Garuda bersayap basah ingin terbang tinggi
Namun tubuhnya terbujur kaku
Terhimpit musim salju imperialisme

Etos terasa tak lagi etis
Religi kini beraroma politis

Gama kehilangan awalan “A”
Kebijakan tak lagi bijak
Keadilan tak pernah sungguh-sungguh adil

Tiap mata memandang warna-warni bulu
Rambut takkan lagi seharga mahkota

Merah darah putih tulang
Bukan sekedar simbol, Bung!
Simpan itu di dada
Demi Ibu Pertiwi yang tengah mati suri

(Bekasi, 13 Juni 2009)
Norman Adi Satria

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s