KEHANGATAN

Puisi Normantis

kehangatan

Kopi yang kutinggal sebentar
di meja luar telah dingin,
cahya rembulan gagal menjaganya agar tetap hangat.

Namun kopi itu kuteguk juga,
karena aku hanya butuh kehangatan darimu,
yang membuat malam
selalu gagal mendinginkanku.

(Bekasi, 3 Juni 2013)
Norman Adi Satria

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s